
Semarang, 13 Agustus 2026 — Dosen Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Mutiara Auliya Khadija, S.Kom., M.Eng., turut berkontribusi dalam forum akademik internasional melalui partisipasinya sebagai narasumber pada The 9th International Conference on Informatics and Computational Sciences (ICICoS 2026). Kegiatan tersebut diselenggarakan pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Semarang.
Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari tugas yang diberikan oleh Sekolah Vokasi UNS melalui Surat Tugas Nomor 3403/UN27.21/KP.06.00/2026. Dalam surat tersebut, Mutiara Auliya Khadija ditugaskan untuk menghadiri kegiatan dan menjadi narasumber dalam ICICoS 2026.
Pada konferensi tersebut, Mutiara Auliya Khadija bersama Ery Permana Yudha, Pandanwangi Ambar Jatiningrum, dan Salmaa Fauziyyah menjadi penulis paper berjudul “Explainable Machine Learning Framework for Imbalanced Emotion Classification in Tourist Reviews.” Paper dengan nomor #1571300244 tersebut telah melalui proses peer review dan dinyatakan diterima untuk dipresentasikan secara lisan (oral presentation) pada ICICoS 2026.
ICICoS 2026 mengangkat tema “Advancing Sustainable Artificial Intelligence for a Human-Centered Digital Society”, yang menempatkan pengembangan kecerdasan buatan berkelanjutan dan berorientasi pada manusia sebagai salah satu perhatian utama dalam perkembangan masyarakat digital. Konferensi ini diselenggarakan oleh Department of Informatics, Faculty of Science and Mathematics, Universitas Diponegoro serta memperoleh dukungan teknis dari IEEE Indonesia Section.
Partisipasi dosen Sekolah Vokasi UNS dalam konferensi internasional ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi sivitas akademika dalam kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan. Kehadiran dalam forum ilmiah internasional juga membuka ruang untuk berbagi hasil penelitian, bertukar pengetahuan, serta memperluas jejaring akademik dengan peneliti dan akademisi dari berbagai latar belakang.
Melalui penelitian mengenai explainable machine learning untuk klasifikasi emosi pada ulasan wisatawan, kontribusi tersebut menunjukkan keterlibatan sivitas akademika dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mengolah dan memahami data secara lebih informatif. Topik tersebut juga sejalan dengan perkembangan riset informatika dan komputasi yang semakin diarahkan pada penerapan teknologi yang dapat dipahami dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Keikutsertaan Mutiara Auliya Khadija dalam ICICoS 2026 sekaligus memperkuat peran Sekolah Vokasi UNS dalam mendorong kegiatan akademik yang menghubungkan penelitian, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong produktivitas penelitian serta meningkatkan kontribusi sivitas akademika UNS dalam forum ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.




