Dosen Manajemen Administrasi UNS Perkuat Kolaborasi Riset Internasional melalui ICITEE 2025

Bangkok, Thailand — Kiprah dosen Manajemen Administrasi Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam pengembangan riset berbasis teknologi kembali hadir di forum akademik internasional. Mutiara Auliya Khadija, S.Kom., M.Eng., turut berkontribusi dalam The 17th International Conference on Information Technology and Electrical Engineering (ICITEE 2025) yang diselenggarakan pada 20–21 Oktober 2025 di Bangkok, Thailand.

Dalam konferensi tersebut, Mutiara Auliya Khadija menjadi bagian dari tim penulis paper berjudul “Retrieval Augmented Generation Approach for Developing Indonesian Local Wisdom Disaster Early Warning System.” Paper tersebut mengangkat pemanfaatan pendekatan Retrieval Augmented Generation (RAG) dalam pengembangan sistem peringatan dini bencana dengan mengintegrasikan pengetahuan lokal Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kolaborasi riset yang mempertemukan akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Dalam tim penulis tersebut, Mutiara Auliya Khadija berkolaborasi dengan Prof. Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama Lukito Edi Nugroho, Michael Stephen Moses Pakpahan, Ery Permana Yudha, Muhammad Firas Zahid, dan Renista Isnaini Nur Azizah. Profil akademik resmi UGM mencatat Prof. Ir. Lukito Edi Nugroho sebagai akademisi pada bidang Information and Computing Sciences di Fakultas Teknik UGM.

Keterlibatan tersebut menunjukkan ruang kolaborasi penelitian yang semakin terbuka dalam pengembangan teknologi informasi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Riset yang dibawa dalam ICITEE 2025 menghubungkan perkembangan teknologi Retrieval Augmented Generation dengan konteks pengetahuan lokal Indonesia dalam upaya pengembangan sistem peringatan dini bencana.

Menariknya, kolaborasi penelitian ini juga melibatkan Renista Isnaini Nur Azizah, mahasiswa Program Studi Manajemen Administrasi Sekolah Vokasi UNS, sebagai salah satu anggota tim penulis. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses akademik yang mempertemukan dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam kegiatan penelitian serta diseminasi hasil riset pada forum internasional.

Bagi Program Studi Manajemen Administrasi, keterlibatan dosen dalam penelitian berbasis teknologi menjadi bagian dari penguatan peran akademik di tengah perkembangan transformasi digital. Pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi informasi tidak hanya relevan bagi bidang komputasi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kebutuhan administrasi modern yang semakin bergantung pada pengelolaan data, informasi, dan sistem digital.

Partisipasi dalam ICITEE 2025 juga menjadi ruang bagi Mutiara Auliya Khadija untuk memperluas jejaring akademik melalui kolaborasi dengan peneliti lintas perguruan tinggi. Forum internasional tersebut memberikan kesempatan untuk memperkenalkan hasil penelitian sekaligus bertukar gagasan mengenai perkembangan teknologi informasi dan penerapannya dalam berbagai bidang.

Melalui keterlibatan dalam riset dan forum ilmiah internasional, Manajemen Administrasi UNS terus mendorong penguatan budaya akademik yang berbasis penelitian, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi. Kiprah dosen dalam ICITEE 2025 menjadi salah satu bentuk kontribusi sivitas akademika dalam membawa hasil penelitian ke ruang akademik internasional sekaligus memperluas jejaring kolaborasi di bidang teknologi dan administrasi.

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru